Jenuh... Malas... terpendam didasar tubuh, itulah yang sering dirasakan. Seolah-olah mata terpejam merupakan cara terbaik untuk menjalani kehidupan.
Berapa banyak sugesti yang alam berikan pada manusia untuk bergerak, membuka mata tentang rahasia-rahasia Tuhan yang masih tersembunyi.
Baik disadari ataupun tidak, penyakit-penyakit yang disebutkan diatas sudah bergerak terlalu jauh, meracuni sel-sel darah dan akhirnya memporak-porandakan fikiran manusia.
Jantung seakan-akan memompa darah yang tak ada gunanya, hanya mengalirkan nyawa yang sia-sia bagi manusia, hanya berdetak seadanya hingga kepala mengeras dan tubuh terbujur kaku diperapian.
Sungguh ironi memang... ketika kepala hanya beralaskan bantal sembari memejamkan mata "setengah mati", merenggangkan otot yang tidak dapat menghasilkan apa-apa, membuang jauh-jauh segenggam otak dikepala kedalam lubang angan-angan yang tak karuan.
Bila diingat kembali, berapa puluh ribu sperma yang berperang berebutan menuju rahim Ibu untuk melahirkan manusia, namun... apalah gunanya perjuangan sang sperma jika hanya menghasilkan manusia yang "dibawah standar rata-rata".
Tuhan menciptakan manusia agar dapat bergerak, berbuat kebaikan dan menghasilkan manfaat unutuk sesama, sekecil apapun itu. Tapi.. sungguh berbeda dengan kenyataannya sekarang, dapat dikatakan jauh dari harapan.
Manusia terdiri dari berbagai sel dan otot-otot yang melahirkan potensi dan kelebihan yang sangat luar biasa jika diaktifkan. Ibarat jet yang apabila terus dirawat dan diasah akan menghasilkan kecepatan, balance dan ketangguhan yang luar biasa. Dan mampu berevolusi dengan temuan-temuan baru yang digerakkan dan dibudidayakan oleh generator utama bernama "akal". FANTASTIC....
Tuhan telah menciptakan makhluk yang sangat luar biasa, memiliki potensi dan daya kontrol untuk berfikir dan berbuat. Akan tetapi disinilah problemnya, sangat sulit untuk menemukan titik-titik inti tersebut, titik yang mampu merangkai potensi dan kreatifitas manusia dan meletakkannya kedalam wadah yang tepat.
ada banyak problem dan faktor yang harus dihadapi oleh setiap individu, baik problem internal maupun eksternal, diantaranya :
1. Kurangnya semangat dan motivasi untuk berkembang
2. Penyakit-penyakit individu yang merajalela yang menjadi darah daging dan akhirnya sampai kepada orientasi fikiran manusia, seperti malas, kurang PD dan lain sebagainya.
3. Kurangnya penerapan disiplin dan keteraturan yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
4. Faktor keluarga yang "mungkin" kurang memperhatikan laju perkembangan anak-anaknya.
5. Lingkungan yang kurang kondusif dan kurang mendukung.
6. Lost controle.
Hal-hal tersebut merupakan sedikit dari faktor-faktor ataupun problem-problem yang menghambat produktifitas dan kreatifitas seseorang dalam mengembangkan potensi yang ia miliki dalam menjalani kehidupannya. Di zaman yang modern ini dapat ditemukan berbagai fasilitas yang lengkap untuk menunjang kebutuhan yang diperlukan oleh setiap individu, akan tetapi banyak permasalahan kembali pada faktor individu dan internal manusia itu sendiri. Seharusnya tubuh yang tegap yang dianugerahi fikiran oleh Allah swt. harus memilki motivasi dan dorongan yang kuat dari dalam dirinya masing-masing. Motivasi merupakan "diesel" yang harus selalu hidup dan menyala setiap saat, sembari mengisi bahan bakarnya dengan ide-ide dan bacaan-bacaan yang mendukung dan bermanfaat. Karena dengan motivasi-lah seseorang akan memiliki sebuah ancang-ancang dan fondasi yang kuat yang melahirkan produktivitas dan menumbuhkan optimisme dalam hidup.
Produktivitas dapat diraih dengan adanya kemauan yang kuat dan tekad yang mantap. Betapapun besarnya tekanan yang muncul maka akan jatuh dan hancur ketika menghadapi "TEKAD BAJA" seseorang.
Setiap orang memiliki kemampuan untuk maju, bekembang dan berlari lebih jauh, menggerakkan produktivitas dan memompa kreativitas hingga mata terpejam beralih alam. Menghasilkan karya dan menelurkan manfaat bagi setiap insan...Amieeennn
Creative By : D' KeiZeR.
20:15. PARE 24 JUNI 2010
Archive for 2010
AKAR PRODUKTIFITAS
.
Category MUSIM SEMI
SIMFONI SORE
.
Bismillah...
Sore menjelang menjemput malam, melewati waktu siang yang terik, membakar dan tentu saja panas. Tubuh mencoba rehat sejenak, menikmati sore yang indah dipelataran alam kampusku.
Melihat banyak orang pulang dari segala aktivitas kuliah, kantor, sekolah dan segala macam pekerjaan.
Kulihat bayangan keletihan disetiap sudut mata, menggambarkan kisah masing-masing, puas, nyaman, sukses, gagal, letih, lelah dan segala macam.
Tapi sore adalah permulaan titik ketenangan, sore memberiku segudang inspirasi, tentang keindahan, kedamaian, kesejukan, hingga titik tenang suatu kehidupan.
Burung-burung senja mulai menyapa, seakan mereka ingin menghibur setiap jiwa yang berlalu lalang melewati jejak masing-masing, memberikan ucapan selamat serta do’a yang mungkin tidak pernah kita sadari.
Langit sore membahana bagiku, menawarkan panorama indah serta pesona sejuknya bagi setiap manusia serta makhluk Tuhan lainnya, Menawarkan nuansa baru dalam setiap kehidupan menyambut kedatangan malam dan hari yang akan datang.
Sore memberikanku suatu energi kehidupan, detik-detiknya membawa kedalam raungan tersembunyi tentang cerita, kisah, nada dan simfoni hidup, seakan menaungi dunia yang sudah cukup letih ini. Sungguh indah......Subhanallah...........!!!
CATATAN SENIN MALAM.
.
Kutatap malam yang redup, entah kenapa kunang-kunang masih jauh dari impianku, tak satupun darinya datang menghampiriku, memberikan secercah harapan dalam malam yang kelam.
Roda akhirnya kupacu, dengan berbagai harapan yang masih membisu. Mencoba mengisi ruang kosong yang entah terpecah kemana.....dan akhirnya meninggalkan segala asa.
Berapa jarak yang harus kutempuh malam ini, entahlah...
Yang pasti rodaku masih terus berputar dan berpacu membelah malam, aku tak tahu berapa lama lagi nafas ini mendayu menghempaskan mesin hati...melesat memburu malam.
Membelah malam dengan dengan tekanan nafas tinggi menghamburkan teriakan yang aku-pun tak tahu arti dan maknanya...
Marah...Gembira...atau bahkan Putus asa.... entahlah....
Tapi yang pasti...jalan ini masih jauh dan malam-pun masih panjang...
Act...
.
Semua orang punya alasan, alasan dalam setiap perbuatan yang dilakukannya, baik maupun buruk.
Entah dengan cara apa mereka berbuat, dalam lingkaran logika maupun yang lebih gila.
berbagai kemungkinan dapat terjadi dari berbagai keadaan yang belum bisa ditebak oleh siapapun, "KONDISIONAL" itulah kata sederhananya.
Keadaan telah merubah segalanya, mulai dari sosok yang idealis hingga beralih dan berubah menjadi paragmatis.
Entah berapa lama arah panah yang harus berbelok dari arah awalnya, ingin melesat cepat akan tetapi angin tak menghendakinya. dan akhirnya berujung pada satu kata "PASRAH".
Setiap orang memilki jalannya, tapi banyak pilihan jalan yang harus ditentukan. ada jalan yang mengandalkan usaha, kreativitas dan kerja keras, dan ada juga jalan yang lebih mudah dan takperlu mengeluarkan sebutir keringatpun "JALAN PINTAS" sederhananya...
So...it's complicated...kitalah yang harus memilihnya. it's SHOW TIME...!!!
Category Action...